MANAJEMEN CLUB PERSATUAN BULUTANGKIS
HARAPAN BANGSA DI SIDOARJO
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Seiring dengan perkembangan keolahragaan di Indonesia semakin meningkat menuntut adanya keikutsertaan dan partisipasi dari kalangan pelaku olahraga, para insan yang baik, peminat pelatih dan pembinaan maupun pengamat diharap mampu berperan serta di dalamnya, pengelolaan, perencanaan, pelatihan, dan perehabilitasian sangat ditunggu dari para pelaku tersebut. Banyak akademik dan pengelola di bidang olahraga mencari solusi melalui beberapa metode dan perencanaan. Di Indonesia usaha meningkatkan prestasi yang tinggi di bidang olahraga hendaknya dimulai dari olahraga pendidikan di semua tingkat dan untuk membantu peningkatan prestasi olahraga dibutuhkan suatu organisasi yang bergerak pada bidang olahraga.
Dikarenakan penelitian ini tentang manajemen cabang bulutangkis maka penulis memaparkan organisasi yang mengelola cabang olahraga bulutangkis saja. Dimana untuk menghimpun kegiatan bulutangkis tersebut maka terbentuklah suatu wadah yang besar di seluruh Indonesia, yaitu dengan nama Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dengan tujuan untuk menyelenggarakan pertandingan sebaik-baiknya juga berusaha untuk meningkatkan prestasi para atletnya.
Semakin berkembangnya peminat olahraga khususnya cabang olahraga bulutangkis tingkat daerah maupun tingkat propinsi maka dipertinggi pembinaannya melalui beberapa klub-klub yang ada di Daerah, cabang bulutangkis.
Salah satu klub bulutangkis di Jawa timur adalah PB Harapan Bangsa yang terletak di Sidoarjo.klub ini bermarkas di GOR UPT SMA Negeri Olahraga Sidoarjo. Klub yang diketua oleh Nurul ini targetnya adalah anak–anak dari umur 7 tahun samapai 16 tahun. Pemilihan target ini dimaksudkan agar anak–anak sejak dini dapat mengasah kemampuanya dalam bermain bulutangkis.
Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa Sidoarjo mendapatkan anggota dengan cara menyebarkan brosur maupun pamflet. Brosur disebarkan dengan cara dikirim ke sekolah- sekolah tingkat SD dan SMP di sekitar Sidoarjo. Pamflet disebar dengan menempelkanya di tempat strategis. Selain itu, informasi tentang keanggotanya sering tersebar dari mulut ke mulut. Cara-cara tersebut terbukti efektif untuk menjaring anggota, karena saat ini saja anggota Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa telah mendapat anggota 90 dengan rata–rata pendaftar baru sebanyak 5 per tahun sejak berdirinya tanggal 3 oktober 2006 yang mana didukung dengan 4 tenaga pelatih. Jumlah tersebut dirasa cukup sukses untuk ukuran klub yang masih berumur 3 tahun. Perlu diketahui, karena hal tersebut Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa mejadi klub terbesar ke dua di Sidoarjo, setelah Surya Naga.
Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa Sidoarjo menjalin kerjasama dengan SMU Olahraga Sidoarjo mengenai ketersediaan sarana dan prasarana latihan, seperti: lapangan (gedung) dan perlengkapan bulutangkis. Jadi PB Harapan Bangsa Sidoarjo dalam menjalankan pembinaan bagi atletnya masih menggunakan sarana dan prasarana latihan milik UPT SMA Negeri Olahraga Sidoarjo.
Anak didik Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa Sidoarjo telah mencetak prestasi yang cukup gemilang, mengenal usia klub ini yang masih terbilang muda yaitu 3 tahun. Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa Sidoarjo berhasil mendapatkan juara 3 dalam kejuaran Bupati open Sidoarjo usia dini, juara 3 Kejurkab pemula, juara 1 Kejurkab usia dini. Salah satu wadah yang membina satu cabang olahraga yaitu bulutangkis dan diharapkan dapat membina atlet yang berprestasi regional, nasional maupun internasional nantinya.
Berdasarkan hal yang telah disebut di atas, maka peneliiti ingin mengetahui bagamana manajemen pengelolaan Peresatuan Bulutangkis Harapan Bangsa Sidoarjo dalam menjalankan pembinaan atlet sehingga sampai sekarang sudah berkembang pesat dan berprestasi, mengingat PB Harapan Bangsa Sidoarjo merupakan klub bulutangkis yang tergolong masih baru, tetapi sudah berhasil merekrut banyak anggota dan bahkan telah menjuarai beberapa kejuaraan lokal, oleh karena itu peneliti terdorong untuk mengadakan penelitian yang berjudul “Manajemen Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa Sidoarjo“
Salah satu faktor yang juga harus diperhatikan dalam pengembangan atlet adalah suatu wadah atau alat untuk mengaturnya yakni manajemen, sehingga membantu percepatan pencapaian prestasi yang efektif dan efisien. Pengertian manajemen menurut Stoner (1991: 165), manajemen merupakan suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan semua sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan yang ditetapkan sebelumnya. (http://id.wikipedia.org/ wiki/Manajemen). Mary Parker Follet (1993:137)
B. Fokus Penelitian
Berdasarkan uraian dari latar belakang di atas menjadi dasar kuat peneliti memfokuskan penelitian sebagai berikut:
1. Bagaimana system kepengursan dan Pengelolahan klub Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa di Sidoarjo?
2. Bagaimanakah program pembinan atlet dan latihan klub Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa di Sidoarjo?
3. Bagaimanakah gambaran pelatih dan atlet Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa di Sidoarjo?
C. Tujuan Penelitiaan
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui informasi secara empirik:
1. Mengetahui system kepengurusan dan pengelolaan klub Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa di Sidoarjo.
2. Mengetahui program pembinana atlet dan latihan klub Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa di Sidoarjo.
3. Mengetahui gambaran pelatih dan atlet Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa di Sidoarjo.
D. Manfaat Hasil Penelitian
Masalah ini penting untuk diteliti yang hasilnya nanati diharapakan dapat memberi manfaat dan menjadi masukan dalam mendirikan klub olahraga bulutangkis yang sejenis. Hasil penelitian ini paling tidak:
1. Menambah gambaran tentang klub olahraga bulutangkis yang layak bagi masyarakat
2. Merupakan langkah positif untuk mengembangkan dan melestarikan klub olahraga bulutangkis agar tetap exist keberadanya.
3. Jika ada orang yang memepunmyai klub olahraga bulutangkis atau perusahan dapat mempraktekanya seperti manajemen pengelolaan di Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa Sidoarjo.
4. Untuk itu perlu adanya suatu penelitian tentang manajeman pengelolaan sehingga dapat diterima sebagai informasi tentang Persatuan Bulutangkis Harapan Bangsa Sidoarjo.